DetikNewsNusantara — PENAJAM – Wakil Bupati (Wabup) Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, resmi membuka kegiatan Sosialisasi Kemitraan Usaha Besar dengan UMKM, dan Evaluasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini digelar untuk mendorong kolaborasi investasi yang lebih kuat dan terarah antara pelaku usaha besar dan UMKM di daerah.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penerapan Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nomor 3 Tahun 2025, harus menjadi momentum bagi semua pelaku usaha, agar kemitraan berjalan nyata dan tidak hanya formalitas.
“Peraturan ini menjadi pedoman penting, untuk menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan, dan berorientasi pada pemerataan ekonomi. Harapan kami, komitmen ini benar-benar terimplementasi di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menekankan, pentingnya pelaporan LKPM secara tepat dan transparan. Menurutnya, LKPM bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi instrumen yang membantu pemerintah mengetahui perkembangan usaha, dan memberikan dukungan yang dibutuhkan.
“Data LKPM sangat berharga, agar pemerintah dapat melakukan fasilitasi, percepatan layanan, dan penyelesaian kendala yang dihadapi pelaku usaha,” jelasnya.
Ia berharap bahwa, kegiatan ini bisa memperkuat iklim investasi yang inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di PPU.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Sosialisasi Kemitraan Usaha Besar dengan UMKM, dan Evaluasi LKPM Tahun 2025, saya nyatakan resmi dibuka,” pungkasnya. (jdl)
